Film "Taiyou no Uta"
Ternyata bersembunyi dari Cokaiba tidak terlalu menyenangkan. Otak-atik folder Laptop pinjaman, eh dapat film. Judulnya "Taiyou no Uta". kedengannya seperti bahasa Jepang. iyya.. tepat sekali.hehe..
"Taiyou no Uta" dalam bahasa Inggrisnya "a song in the sun", kalau bahasa Makassarnya "kelong-kelong bambang", artinya lagu panas. hahaa :D
Sun itu matahari, matahari itu panas, panas itu bambang :p
Filmnya keren. Romantis dan sangat sangat sangat sangat sangat sangat sangat sedih. kira-kira air mataku kalau dikumpul hampir 1 botol Coca Cola. aduuhhh, baru ingat.. waktu nonton lupa beli Coca cola -_-"
entar deh, nonton ulang.. ^_^
Sinopsis Film "Taiyou no Uta"
Siang hari, waktunya untuk tidur. Tapi Malam hari adalah waktunya untuk bangun. Itulah Amane Kaoru (YUI) yang menderita penyakit Xeroderma Pigmentosum atau XP yang sampai saat ini belum ada obatnya. -dari Wikipedia "Xeroderma pigmentosum : suatu penyakit atau kelainan bawaan pada kulit yang jarang ditemui, dimana kulit sangat peka terhadap sinar matahari terutama terhadap sinar ultra violet. Kulit penderita xeroderma pigmentosum bila terpapar sinar matahari akan timbul bercak-bercak di kulit dan menjurus ke arah kanker kulit"
Ketika subuh hingga matahari terbenam adalah jadwalnya untuk tidur, sebaliknya ketika malam menjelang Kaoru membuka mata dan mulai beraktifitas. Selama 16 thn hidupnya yang biasa2 saja, dia tidak bisa masuk sekolah dan pelipur dalam kesendiriannya adalah gitar. Dia suka sekali menyanyi, bisa dibilang menyanyi adalah soul-nya Kaoru.
Telah lama Kaoru memperhatikan seorang cowok SMA yang selalu membawa papan surf sambil menunggu di halte bus yang ada bersebrangan di depan rumah Kaoru. Kaoru ingin sekali menyapanya tapi tak bisa,
karena dia hanya bisa berdiam di rumah saat siang hari. Lama kelamaan Kaoru menyadari bahwa ia fall in Love pada cowok yang diketahui bernama Fujishirou Kouji (Takashi Tsukamoto).
Ternyata bersembunyi dari Cokaiba tidak terlalu menyenangkan. Otak-atik folder Laptop pinjaman, eh dapat film. Judulnya "Taiyou no Uta". kedengannya seperti bahasa Jepang. iyya.. tepat sekali.hehe..
"Taiyou no Uta" dalam bahasa Inggrisnya "a song in the sun", kalau bahasa Makassarnya "kelong-kelong bambang", artinya lagu panas. hahaa :D
Sun itu matahari, matahari itu panas, panas itu bambang :p
Filmnya keren. Romantis dan sangat sangat sangat sangat sangat sangat sangat sedih. kira-kira air mataku kalau dikumpul hampir 1 botol Coca Cola. aduuhhh, baru ingat.. waktu nonton lupa beli Coca cola -_-"
entar deh, nonton ulang.. ^_^
Sinopsis Film "Taiyou no Uta"
Siang hari, waktunya untuk tidur. Tapi Malam hari adalah waktunya untuk bangun. Itulah Amane Kaoru (YUI) yang menderita penyakit Xeroderma Pigmentosum atau XP yang sampai saat ini belum ada obatnya. -dari Wikipedia "Xeroderma pigmentosum : suatu penyakit atau kelainan bawaan pada kulit yang jarang ditemui, dimana kulit sangat peka terhadap sinar matahari terutama terhadap sinar ultra violet. Kulit penderita xeroderma pigmentosum bila terpapar sinar matahari akan timbul bercak-bercak di kulit dan menjurus ke arah kanker kulit"
Ketika subuh hingga matahari terbenam adalah jadwalnya untuk tidur, sebaliknya ketika malam menjelang Kaoru membuka mata dan mulai beraktifitas. Selama 16 thn hidupnya yang biasa2 saja, dia tidak bisa masuk sekolah dan pelipur dalam kesendiriannya adalah gitar. Dia suka sekali menyanyi, bisa dibilang menyanyi adalah soul-nya Kaoru.
Telah lama Kaoru memperhatikan seorang cowok SMA yang selalu membawa papan surf sambil menunggu di halte bus yang ada bersebrangan di depan rumah Kaoru. Kaoru ingin sekali menyapanya tapi tak bisa,
karena dia hanya bisa berdiam di rumah saat siang hari. Lama kelamaan Kaoru menyadari bahwa ia fall in Love pada cowok yang diketahui bernama Fujishirou Kouji (Takashi Tsukamoto).
Suatu malam, saat Kaoru sedang memetik gitar di taman, Kouji melintas di depannya. Dengan bermodalkan nekad, Kaoru mengejar cowok itu sampai tak sengaja mendorongnya dari belakang. Dengan gugup dan panik Kaoru mulai memperkenalkan dirinya, "Amane Kaoru desu!".
Awalnya Kouji cuma bisa melongo karena kedatangan cewek itu.
Mereka pun berkenalan. Kouji juga mendengarkan suara Kaoru saat ia menyanyi sambil memetik gitar. Kouji pun terpesona pada suara Kaoru yang luar biasa. Lagu ciptaan Kaoru pun sangat menggetarkan jiwanya.
Tapi Kouji baru tahu kemudian kalau Kaoru mengidap XP, Kaoru memutuskan untuk mengakhiri hubungan mereka (di saat mereka telah jadian), tp Kouji tetap ngotot mempertahankan Kaoru. Atas anjuran Kouji, Kaoru mengikuti lomba debut CD.
-dikutip dari: http://fianzoner.blogspot.com/2010/10/taiyou-no-uta-japan-movie.html
-selanjutnya ditambahkan oleh Renal Petrelli:dan pada akhirnya Kaoru meninggal dunia. Namun dia meninggalkan sebuah lagu yang sangat indah.
Sekian.
Lagu "Good Bye Days". Lagunya keren abisss... juga bikin sedih...
jangan lupa nontong kawang-kawang.
Ternyata bersembunyi dari Cokaiba ada hikmahnya, bisa ketemu Yui ^_^
-selanjutnya ditambahkan oleh Renal Petrelli:dan pada akhirnya Kaoru meninggal dunia. Namun dia meninggalkan sebuah lagu yang sangat indah.
Sekian.
Lagu "Good Bye Days". Lagunya keren abisss... juga bikin sedih...
jangan lupa nontong kawang-kawang.
Ternyata bersembunyi dari Cokaiba ada hikmahnya, bisa ketemu Yui ^_^
Tidak ada komentar:
Posting Komentar